Empat fase lompat jauh
Awalan. Berlari makin cepat dan stabil agar kecepatan horizontal maksimal. Panjang awalan sekitar 30–45 m, dengan langkah terakhir sedikit lebih pendek.
Tumpuan. Satu kaki menolak kuat tepat di papan tumpuan. Kaki ayun dan lengan diayun ke depan atas, pandangan lurus ke depan. Sudut tolakan ideal sekitar 18–25°.
Melayang. Menjaga keseimbangan di udara dengan salah satu gaya: jongkok, menggantung, atau berjalan di udara.
Mendarat. Kedua kaki dijulurkan ke depan, lutut menekuk untuk meredam benturan, badan condong ke depan agar tidak jatuh ke belakang.
Aturan penting
Papan tumpuan berukuran 1,22 m × 20 cm. Lompatan tidak sah jika kaki melewati garis papan saat menolak. Jarak diukur dari tepi papan terdekat ke bak pasir sampai bekas tubuh yang terdekat dengan papan. Setiap peserta biasanya mendapat tiga sampai enam kesempatan.
Faktor penentu jarak
Kecepatan awalan, kekuatan tolakan, sudut tolakan, dan teknik melayang serta mendarat. Coba buktikan sendiri di tab Lab maya, lalu uji pemahaman Anda di tab Kuis.
Simulasi lompatan
Atur kecepatan awalan dan sudut tolakan, lalu tekan Lompat. Tinggi pusat massa saat tolakan dianggap 1,0 m di atas permukaan pasir, g = 9,8 m/s². Hambatan udara diabaikan.
Jarak lompatan: –
Tabel data percobaan
| No | Kecepatan (m/s) | Sudut (°) | Jarak (m) |
|---|---|---|---|
| Belum ada data. Lakukan lompatan pertama. | |||
Tugas pengamatan
- Tetapkan sudut 22°, ubah kecepatan dari 6 sampai 11 m/s. Apa yang terjadi pada jarak?
- Tetapkan kecepatan 9 m/s, ubah sudut dari 10° sampai 55°. Pada sudut berapa jarak terjauh?
- Apakah sudut 45° menghasilkan jarak terjauh? Jelaskan alasannya.
Gunakan tabel data sebagai bahan untuk menjawab soal essay pada kuis.
Isi identitas dahulu
Kuis: 10 soal pilihan ganda dan 5 soal essay. Urutan soal diacak. Setelah selesai, hasil dikirim ke WhatsApp guru lewat tombol yang muncul.